Hehehehe… ada-ada aja yak… tartra… mahluk apaan sih mereka itu? tartra itu kependekan dari Target & Strategi om dan tante, jadi selain profile, visi & misi, dari menu yang ada di blog SMA N 1 Sukanagara, kita bisa dapetin juga informasi tentang target & strategi SMA N 1 Sukanagara. Berikut di bawah ini dipaparkan target dan strategi SMA N 1 Sukanagara:
TARGET
- Terwujudnya program sekolah dalam Rencana Induk Sekolah kurun waktu 5 tahun
- Terwujudnya program kerja tahunan yang merupakan penjabaran dari program kerja 5 tahunan
- Tersedianya sarana dan prasarana kekuatan pendukung pelaksanaan pendidikan, antara lain :
- Pembangunan AULA baik subsidi pemerintah maupun swadaya orang tua siswa melalui DEWAN SEKOLAH sebanyak 1 ruang ( tahun 2006/2007 s.d. 2009/2010).
- Melakukan penambahan kursi dan meja belajar
- Melakukan pemeliharaan gedung dan meubeler siswa.
- Pemeliharaan meubeler guru dan karyawan.
- Melakukan rehabilitasi ruang belajar.
- Penyediaan alat-alat kesenian
- Pembangunan ruang OSIS/PMR/PRAMUKA/KESENIAN.
- Rehabilitasi selokan di depan sekolah sepanjang 100 M
- Rehabilitasi pagar sekolah sepanjang 100 M
- Pembangunan Ruang Kelas menuju ke Type A ( 27 – 33 Ruang kelas )
- Efektifitas ruang dan sarana belajar.
- Efektifitas dan efisiensi biaya.
- Penseragaman persepsi terhadap optimalisasi, realisasi dan evaluasi program
- Menghimpun dan memberdayakan potensi masyarakat dalam menunjang peningkatan kualitas pendidikan.
- Menyertakan Stake holder dalam mengembangkan ekstrakurikuler di sekolah.
- Meningkatkan prosentase 25 – 50 % lulusan yang melanjutkan pendidikan Meningkatkan kesejahteraan personil sekolah
STRATEGI
- Menyusun Rencana Induk Sekolah ( RIS ) berupa program kerja lima tahun.
- Menusun program sekolah berdasarkan kebutuhan ruang dan waktu dalam bentuk program kerja tahunan ( 1 tahun ).
- Menetapkan mekanisme kerja berdasarkan manajemen mutu.
- Melengkapi sarana dan prasarana penunjang untuk menjadi kekuatan pendukung keberhasilan pelaksanaan pendidikan.
- Mengevaluasi setiap pelaksanaan tugas atau kegiatan untuk memperkecil kekuatan penghambat dalam peningkatan mutu pendidikan.
- Meningkatkan suasana dinamais, hubungan yang harmonis dan kondungsif antara masyarakat sekolah dengan orang tua siswa dan masyarakat lingkungan pendidikan serta dinas dan instansi terkait.
- Membudayakan disiplin kerja melalui konsep “ 3 T“( Tepat waktu, Tepat sasaran dan Tepat guna )
- Membudayakan pelayanan akademis dan administratif bagi masyarakat sekolah dan masyarakat lingkungan melalui “ 6 pesona “ ( Senyum, Salam, Sapa, Sahaja, Sukses dan Sejahtera ).
- Meningkatkan mutu pendidikan melalui efektifitas, efesiensi dan proporsional dalam dinamika profesionalism
- Memberdayakan sumber daya tenaga kependidikan melalui perluasan wawasan ilmu pengetahuan dan profesionalisme.
- Melaksanakan manajemen sekolah yang berorientasi kepada manajemen mutu.
- Mewujudkan perilaku cinta pembaharuan dan perubahan dengan tetap memelihara konsep ketimuran yang bernuansa keimanan dan ketaqwaan.