Oleh: dardi | Juni 13, 2008

tartra sma n 1 sukanagara…

Hehehehe… ada-ada aja yak… tartra… mahluk apaan sih mereka itu? tartra itu kependekan dari Target & Strategi om dan tante, jadi selain profile, visi & misi, dari menu yang ada di blog SMA N 1 Sukanagara, kita bisa dapetin juga informasi tentang target & strategi SMA N 1 Sukanagara. Berikut di bawah ini dipaparkan target dan strategi SMA N 1 Sukanagara:

TARGET

  • Terwujudnya program sekolah dalam Rencana Induk Sekolah kurun waktu 5 tahun
  • Terwujudnya program kerja tahunan yang merupakan penjabaran dari program kerja 5 tahunan
  • Tersedianya sarana dan prasarana kekuatan pendukung pelaksanaan pendidikan, antara lain :
  1. Pembangunan AULA baik subsidi pemerintah maupun swadaya orang tua siswa melalui DEWAN SEKOLAH sebanyak 1 ruang ( tahun 2006/2007 s.d. 2009/2010).
  2. Melakukan penambahan kursi dan meja belajar
  3. Melakukan pemeliharaan gedung dan meubeler siswa.
  4. Pemeliharaan meubeler guru dan karyawan.
  5. Melakukan rehabilitasi ruang belajar.
  6. Penyediaan alat-alat kesenian
  7. Pembangunan ruang OSIS/PMR/PRAMUKA/KESENIAN.
  8. Rehabilitasi selokan di depan sekolah sepanjang 100 M
  9. Rehabilitasi pagar sekolah sepanjang 100 M
  10. Pembangunan Ruang Kelas menuju ke Type A ( 27 – 33 Ruang kelas )
  • Efektifitas ruang dan sarana belajar.
  • Efektifitas dan efisiensi biaya.
  • Penseragaman persepsi terhadap optimalisasi, realisasi dan evaluasi program
  • Menghimpun dan memberdayakan potensi masyarakat dalam menunjang peningkatan kualitas pendidikan.
  • Menyertakan Stake holder dalam mengembangkan ekstrakurikuler di sekolah.
  • Meningkatkan prosentase 25 – 50 % lulusan yang melanjutkan pendidikan Meningkatkan kesejahteraan personil sekolah

STRATEGI

  • Menyusun Rencana Induk Sekolah ( RIS ) berupa program kerja lima tahun.
  • Menusun program sekolah berdasarkan kebutuhan ruang dan waktu dalam bentuk program kerja tahunan ( 1 tahun ).
  • Menetapkan mekanisme kerja berdasarkan manajemen mutu.
  • Melengkapi sarana dan prasarana penunjang untuk menjadi kekuatan pendukung keberhasilan pelaksanaan pendidikan.
  • Mengevaluasi setiap pelaksanaan tugas atau kegiatan untuk memperkecil kekuatan penghambat dalam peningkatan mutu pendidikan.
  • Meningkatkan suasana dinamais, hubungan yang harmonis dan kondungsif antara masyarakat sekolah dengan orang tua siswa dan masyarakat lingkungan pendidikan serta dinas dan instansi terkait.
  • Membudayakan disiplin kerja melalui konsep “ 3 T“( Tepat waktu, Tepat sasaran dan Tepat guna )
  • Membudayakan pelayanan akademis dan administratif bagi masyarakat sekolah dan masyarakat lingkungan melalui “ 6 pesona “ ( Senyum, Salam, Sapa, Sahaja, Sukses dan Sejahtera ).
  • Meningkatkan mutu pendidikan melalui efektifitas, efesiensi dan proporsional dalam dinamika profesionalism
  • Memberdayakan sumber daya tenaga kependidikan melalui perluasan wawasan ilmu pengetahuan dan profesionalisme.
  • Melaksanakan manajemen sekolah yang berorientasi kepada manajemen mutu.
  • Mewujudkan perilaku cinta pembaharuan dan perubahan dengan tetap memelihara konsep ketimuran yang bernuansa keimanan dan ketaqwaan.

Beri tanggapan

Your response:

Kategori